RAKOR TIM PENGAWASAN ORANG ASING DI NTB

Mobilitas penduduk yang terus meningkat dan lalu lintas orang keluar masuk NTB tentu akan nenimbulkan implikasi yang bisa berdampak positif dan negatif bagi kepentingan masyarakat maupun daerah. Sebagai destinasi pariwisata, daerah tujuan investasi serta interaksi sosial masyarakat NTB dengan masyarakat dunia menjadikan daerah ini banyak dikunjungi warga negara asing yang datang secara resmi sebagai wisatawan dan investor maupun yang tidak resmi (ilegal) dengan memalsukan dokumen atau melakukan suatu kegiatan yang tidak sesuai dengan dokumen yang dimilikinya.

Guna mengantisipasi dampak negatif dari kedatangan orang asing, pemerintah melalui berbagai instansi sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing melakukan pemantauan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing di daerah. Kanwil Kenenterian Hukum dan HAM NTB misalnya membentuk Tim Pengawasan Orang Asing dengan melibatkan 28 instansi yang kompeten mulai dari jajaran TNI, Polri, Badan Intelejen, OPD Pemprop NTB hingga unit tehnis di lingkungan Kemenkum HAM.

Untuk memantapkan Koordinasi, pada hari Selasa 23 Mei 2017 di Hotel Golden Tulip diadakan Rakor Tim Pengawasan Orang Asing di NTB yang dibuka resmi Kepala Kanwil Kemenkum HAM NTB – Sevial Akmily. KepalaDinas  ESDM NTB – M. Husni, Kepala DPMPTSP NTB – Lalu Gita Ariadi dan wakil dari OPD Pemprop NTB lainnya seperti dari Disnaker, Bakesbangpoldagri, Dikes, Dikbud, Dispar, Dishub, Dislutkan, Biro Hukum tampak hadir dan aktif mengikuti Rakor TIPORA ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »
error: Content is protected !!