Investor Asal Amerika Bangun Hotel Rp 1 Triliun di KEK Mandalika

Wakil Gubernur NusaTenggara Barat, H. Muh. Amin membeberkan perkembangan pembangunan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dalam rapat paripurna hari  Rabu, 2 Agustus 2017 di Kantor DPRD NTB. Dia mengakatakan bahwa ada beberapa hotel yang telah mulai dibangun dengan nilai investasi mencapai Rp 1 triliun.

“Hotel Paramount Studio milik investor Amerika serikat dengan 500 kamar yang dibangun di atas lahan seluas 9,6 hektar akan selesai akhir tahun 2018. Nilai investasinya sekitar Rp 1 triliun,” disampaikannya di hadapan sejumlah pejabat dan anggota DPRD yang hadir.

Selain dari Amerika, investor yang berasal dari Korea juga menanamkan modalnya di KEK Mandalika dengan membangun Hotel Royal Tulip. Dibangun di lahan seluas 3 hektar dengan 200 kamar, nilai investasi hotel ini sekitar Rp 250 miliar.

Selain dua hotel tersebut, tiga hotel lainnya juga dalam masa pembangunan. Dua di antaranya adalah milik ITDC, yaitu Hotel Pullman dan Hotel Club Med. Pullman akan memiliki 250 kamar dibangun di atas 4 hektar lahan dan investasi sekitar Rp 500 miliar.

“Hotel Club Med yang juga milik ITDC dengan 350 kamar, yang dibangun di atas lahan seluas 15 hektar akan selesai akhir tahun 2019, dengan nilai investasi sekitar Rp 800 miliar,” tambahnya.

Tak ingin kalah dengan investor asing, investor lokal pun turut menanamkan modalnya dalam bentuk hotel. Bernama Hotel X-2 memiliki 200 kamar, dibangun di lahan seluas 4 hektar dengan nilai investasi sekitar Rp 300 miliar.

Melengkapi kawasan tersebut, bulan ini Masjid Nurul Bilad senilai Rp 35 miliar akan segera diresmikan. “Penataan Pantai Kuta menjadi area publik bertaraf internasional dengan nilai investasi Rp 32 miliar akan selesai dibangun ITDC, dan diresmikan Menteri BUMN akhir Agustus 2017,” tambahnya lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »