PUSAT GARAP FS JALAN LAYANG LEMBAR-KAYANGAN

Mataram (Suara NTB)-Pemerintah pusat melalui Direktur Pengembangan Jaringan Jalan Ditien Bina Marga Kementerian PU mengambil alih penyusunan feasibility study (FS) rencana pembangunan jalan layang dari Pelabuhan Lembar Lombok Barat menuju Pelabuhan Kayangan Lombok Timur. Semula, penyusunan FS tersebut akan dilakukan Balai Pelaksana Jalan Nasional Wilayah NTB.”Untuk jalan layang itu sekarang ini FS digarap oleh pusat, Kementerian PUPR. Kita tak tahu kemarin dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional diambil alih oleh pusat Waktu kami bahas di Makassar, dibahas di Surabaya ternyata FS untuk jalan layang ini di-handle oleh pusat,” kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB, Ir. H. Syahdan, MM ketika dikonfirmasi Suara NTB, pekan kemarin di Mataram. Dengan diambil alihnya penyusunan FS ini oleh pusat diharapkan bisa cepat selesai. Menurut Syahdan, pengambil alihan penyusunan Fs ini dinilai akan mempercepat realisasi pembangunan proyek tersebut. “Karena kalau pusat yang handle, begitu jadi maka selesai dangsung dianggarkan untuk konstruksi),” katanya.

 

PUSAT GARAP FS JALAN LAYAN LAYAN LEMBAR-KAYANGAN

FS tersebut kata Syahdan untuk mengkaji rute dan tipe konstruksi jalan layang yang akan dibangun. Untuk rute dikaji tiga alternatif. Pertama, existing pada jalan nasional yang ada saat ini. Kemudian juga dikaji apakah rutenya pada sisi utara jalan nasional yang ada saat ini atau sisi selatan. Dari sana, kemudian dibicarakan mengenai pembebasan lahan Apakah sharing anggarannya dibiayai APBN, APBD Provinsi dan APBD kabupaten/kota Pembangunan jalan layang sepanjang 103 Km itu diperkirakan akan menelananggaran Rp 4,55 triliun Masterplan atau FS dan DED merupakan tanggung jawab Kementerian PUPR. Pemerintah daerah hanya bertanggung jawab membuat Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) Jalur pembangunan jalan ini ada dua alternatif yakni dari Lembar menyusuri pantai sampai Kota Mataram kemudian dibuat elevated high way sampai Lotim. Kemudian, alternatif yang kedua, by pass itu akan dibangun existing dari Lembar sampai Turide Kota Mataram. Kemudian ke utara, selanjutnya dibuat elevated high way sampai ke Lotim Jika pemerintah pusat dapat merealisasikan pembangunan jalan layang dari Lembar Kayangan, pihaknya optimis akan mampu melipat gandakan pertumbuhan ekonomi NTB yang tumbuh sebesar 21 persen tahun 2015. Jalur Lembar-Kayangan merupakan urat nadi pengangkutan logistik nasional. Jika pembangunan by pass ini dapat direalisasikan Gubernur NTB, Dr. TGH M. Zainul Majdi pernah mengatakan, NTB akan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dua kali lipat dari yang ada sekarang. Gubernur mengatakan pertumbuhan ekonomi NTB selama tahun 2015 secara kumulatif sebesar 21,24 persen, tertinggi diantara propinsi secara nasional. Dibanding kondisi ekonomi tahun 2014 tumbuh sebesar 5,06 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi di oleh lapangan usaha Pertambangan dan Penggalian sebesar 107,72 persen. (nas).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »