PLTN Pemprov DimintaTangkap Peluang

MATARAM-Anggota DPR RI dapil NTB Dr Kurtubi terus mendorong agar Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) segera dibangun di NTB Menurutnya, potensi itu harus ditangkap pemerintah daerah. Sebab manfaatnya sangat besar bagi NTB ke depan Kurtubi menjelaskan, rencana pembangunan PLTN di sejumlah daerah terhambat bahkan terkesan sengaja dibatalkan. Padahal sudah memiliki studi kelayakan. Sehingga perlu ada ikhtiaragar PLTN menjadi kenyataan di tanah air Sebagai anggota dewan yang dipilih rakyat, ia merasa wajib memperjuangkan. Agar kebutuhan listrik NTB bisa tercukupi. Baik untuk memenuhi kebutuhan rakyat maupun mendorong investasi. “Rasio elektrifikasi NTB masih tergolong rendah,” katanya, kemarin (27/9) Ia yakin NTB punya potensi besar untuk maju dan mengejar ketertinggalan dari daerah lain Salah satu kunci utama mendorong percepatan untuk adalah dengan membangun PLTN.Itu memenuhi kebutuhan listrik lima hingga 10 tahun lagi. Terlebih dengan adanya proyek proyek besar. Yakni, pembangunan smelter tembaga berikut industri hilir seperti pabrik kabel listrik, pabrik semen, dan pabrik pupuk di Sumbawa Barat. “Apabila Freeport juga mengolali konsentratnya di Sumbawa maka kebutuhan listriknya minimal 500 MW,”ungkapnya.

 

Kemudian rencana pembangunan Global Hub Kayangan yang terintegrasi dengan kilang BBM

Untuk efisiensi biaya distribusi BBM yang sangat mahal dibandingkan jika suplai BBM untuk Bali NTB, dan NTT dari Kilang GRR Bontang yang rencananya akan dibangun. “Saya tidak setuju dengan GRR dibangun di Bontang,” katanya. Selain itu, PLTN akan mendukung pengembangan KEK Mandalika dan pengembangan destinasi lainnya. Menurutnya, industri pariwisata pasti membutuhkan tambahan listrik besar sedikitnya 500 MW. “Belum lagi kebutuhan listrik untuk mendorong industri berbasis perikanan peternakan dan pertanian di Sumbawa,” ujar pria asal Kediri, Lombok Barat itu. Alasan lain kenapa PLTN harus dibangun menurut Kurtubi adalah kecenderungan dunia yang menginginkan udara dan lingkungan lebih bersih. “Dengan mempertimbangkan faktor tersebut PLTN harus segera masuk ke dalam Sistem Kelistrikan Nasional,” kata Kurtubi yang hadir di Jenewa Swiss dalam acara tersebut.

Karena itu, ia mendorong agar di NTB dibangun PLTN. Sekaligus sebagai pemicu dibangunnya PLTN di Jawa, Sumatera, Kalimantan hingga Papua. Menurutnya, negeri besar tidak akan pernah bisa mengejar ketertinggalannya jika kemampuan pembangkit relatif sangat rendah. (ili/r7)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »
error: Content is protected !!