GLOBAL HUB TERUS DIPACU

Pemerintah propinsi NTB dan pemerintah kabupaten Lombok Utara serius melakukan percepatan pembangunan Global Hub Bandar Kayangan. Di Tanjung Lombok Utara pada hari Selasa 20 Februari 2018, Bupsti Lombok Utara – Najmul Ahyar memimpin rapat  membahas izin lokasi dan kawasan yg diajukan oleh PT.  Diamar Mitra Kayangan. Rapat ini penting karena masalah lokasi kawasan tentu harus dituntaskan segera untuk proses investasi selanjutnya. Sebagaimana diketahui dengan core bisnis sebagai international port, kilang minyak dan kota mandiri tentu membutuhkan areal yg luas dan harus diselesaikan dengan baik dengan pemilik lahan agar tdk menimbulkan permasalahan2 sosial di kemudian hari.

Pada waktu yang bersamaan, selasa 20 februari 2018 di Jakarta juga dilakukan pertemuan penting antara inisiator Global Hub Bandar Kayangan – Son Diamar, pemprop NTB diwakili kepala DPMPTSP NTB – Lalu Gita Ariadi, investor dari Rotterdam yg fokus rencana investasi pembangunan international port dan juga perwakilan investor dari Rusia yang akan berinvestasi untuk pembangunan kilang minyak.

Carlos Zepeda  Analis Busines Port of Rotterdam International (PoRint) didampingi Sofie Tolk Konsultan Utama Pengembangan Usaha PT Pelabuhan Rotterdam Indonesia masih mengkonfirmasi berbagai kebijakan umum/tehnis baik di nasional maupun di daerah, progress  serta rencana2 riil pengembangan usaha kedepan selain pembangunan usaha pelabuhan di Global Hub Bandar Kayangan.

Sementara itu Yaroslav – advisor president of Inter Rao  investor dari Rusia memaparkan keinginannya untuk berinvestasi di Global Hub dengan menawarkan 3 program bisnis. Pertama, pembangunan kilang minyak 50.000 barel/hari. Kedua pembangunan international port untuk kapal ukuran panamax (extra large). Ketiga pembangunan lustrik yg tahap awal 2 x 50 MW untuk selanjutnya dikembangkan hingga 900 MW.

Svetlana, investor Rusia lainnya yg berminat investasi di pembangunan kilang minyak ini memaparkan kesiapannya untuk merealisasikan investasinya yg bekerjasama dengan investor dari China. Terkait  minyak mentahnya Svetlana menyebutkan bersumber dari Iran, Iraq dan Rusia yg sudah memiliki busibess agreement.

Lalu Gita Ariadi dan Son Diamar memaparkan secara detail dan komprehensif berbagai konsep pembangunan Global Hub, progress serta prospek di masa datang dan meminta investor untuk segera berkunjung ke lombok untuk melihat dari dekat lokasi pembangunan Global Hub Bandar Kayangan. Insyaallah rencananya tim investor ini akan berkunjung ke lombok tanggal 25 – 28 Februari 2018 untuk inspeksi Lokasi Global Hub Bandar Kayangan dan lokasi KEK Mandalika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »