promosi

GELIAT EKONOMI DI KEK TUMBUH PESAT

Praya (Suara NTB)  Geliat perekonomian di Kawasan ekonomi  Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dalam setahun terakhir, mulai terlihat. Bahkan, pertumbuhan di kawasan tersebut diklaim tumbuh pesat jika dibandingkan sebelum KEK Mandalika mulai dikembangkan. Hal itu diungkapkan General Affair The Mandalika, I Gusti Lanang Bratasuta, Selasa (3/7)

Pesatnya pertumbuhan ekonomi di KEK Mandalika salah satunya dipicu oleh pesatnya pertumbuhan usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang ada di kawasan. Hal ini tidak terlepas dari imbas makin banyaknya pengunjung atau wisatawan yang datang ke KEK Mandalika, seperti ke Tanjung A’an maupun Pantai Kuta. Ia menjelaskan, selama musim liburan lebaran kemarin untuk kawasan Pantai Kuta saja pengunjungnya tercatat mencapai 57 ribu orang lebih. Belum termasuk pengujung yang ada di kawasan timur. “Kalau dikalkulasikan jumlah pengujung di kawasan timur dan barat, bisa dua kali lipatnya,” jelas Brata.

Banyaknya pengujung tersebut secara tidak langsung memberi dampak positif bagi perputaran ekonomi di kawasan Mandalika. Terbuk ti, selama musim lebaran kemarin omzet penjualan UMKM yang ada di kawasan Mandalika naik sampai tiga kali lipat. Ini artinya, pengembangan kawasan Mandalika sudah memberi dampak positif bagi masyarakat. “Ini baru tahap awal pengembangan. Bagaimana kalau proses pengembangan kawasan Mandalika sudah selesai Pertumbuhan ekonomi bisa berkali-kali lipat,” klaimnya.

Bahkan dari analisis perbankan, sebelum pengemban gan KEK Mandalika berjalan,perputaran uang di kawasan Mandalika hanya sekitar Rp 3 sampai 4 miliar saja. Tapi sekarang, perputaran uang di kawasan ini sudah menyentu0’0h angka Rp 14 miliar. Untuk itu, dukungan masyakat sangat diharapkan. Untuk bersama menjaga dan mengawal proses pengembangan kawasan Mandalika. Caranya, berikan sambutan dan pelayanan yang baik kepada para pengunjung kawasan, sengga wisatawan akan suka dan senang datang ke kawasan Mandalika. (kir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »