Pengusaha Tembakau Mulai Lirik Jagung

Selong (Suara NTB) – Pengusaha tembakau virginia Lambok. VI’ Sadhana Arif Nusa turut melirik bisnis jagung. Terlihat saat ini sejumlah gudang milik FYI’ Sadhana ini dipenuhi jagung. Jagung disebut bisa menjadi salah satu peluang bisnis. ‘ ‘Kami belajar bisnis jagung,” aku Stasiun Manajer PT Sadhana Arif Nusa, Kuswanto Setiabudi belum lama ini. Menurutnya, market range ja- gung ini sangat tipis. Hanya Rp100 per kilogram. Jagung, nurutnya masih belum terlalu spesial. Dirinya membantah tertarik dalam bisnis jagung, namun ia harus ikut ambil bagian dalam bisnis tersebut. Dalam hal ujarnya. jagung dalam bagian dari bisnis makanan yang berkesinambungan dan tetap ada sampai kapan pun.

Bisnis makanan seperti jagung ini menurutnya cukup besar peluangnya untuk besar. Di mana, jagung ini harus tetap ada. Apakah jag-ung bisa menjadi pilihan komoditi alternatif pengganti tembakau, Pak Kus, sapaan Kuswanto Setiabudi ini mengaku tidak bisa langsung. Alasannya. petani tembakau yang sudah lama menanam tembakau akan sulit bisa menggantinya dengan tanaman lain. Menurutnya, menjadi petani tembakau saat ini sudah sangat cerdas dan sudah memahami hitungan bisnis dan efisiensi modal.

Membandingkan jagung dengan tembakau pun tidak bisa. ‘Tidak bisa juga membandingkan itu secara apple toapple, “terangnya. Berbisnis jagung sejauh ini dijalankan tidak seperti yang terjadi di VilVinia Lombok. Di mana, jagung belum ada satu lembaga seperti yang dijalankan dalam bisnis pertembakauan, sehingga PT Sadhana membeli jagung sembarangan, yakni dari Lombok dan juga Sumbawa. Ditegaskan, menjadi petani itu juga tidak bisa menjalankan bisnis itu hanya dari satu komoditi. Petani harus bisa memilih ada komoditi lain yang bisa menjadi penopang. (rus),

 

Sumber : Suara NTB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »