Gili- Gili di Lombok, Lirikan Investor Menanam Investasi

Lombok Barat-Gili, penamaan praktis untuk sebuah pulau kecil nan eksotis di Lombok menjadi tujuan wisata favorit yang paling diminati, tidak saja destinasi bagi wisatawan mancanegara, namun juga wisatawan domestik, menjadikan gili sebagai pilihan utama berwisata pantai paling menyenangkan. Peluang investasi di sektor pariwisatapun sangat terbuka untuk dikembangkan.

Di Lombok baru tiga gili yang publisitasnya sudah mendunia yakni Gili Trawangan, Meno dan Air di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Namun berwisata gili bukan hanya tiga gili tersebut di atas. Gili lain di Lombok Barat bagian selatan rupanya menjadi magnit tersendiri bagi para traveler yang ingin menikmati keindahan pantai yakni Gili Nanggu.

 

Gili Nanggu seluas 8 hektar di Lombok Barat misalnya memiliki keunggulan jika dibandingkan dengan gili lainnya. Pasalnya gili ini masih alami dan agak sepi dan saat ini menjadi incaran bagi wisatawan yang hendak berlibur.

Keindahan alam bahari dengan segala potensi yang tersimpan menjadi pesona menakjubkan yang tak kalah dengan gili-gili sejenis yang sudah lebih dulu dikenal.

 

“Di Gili Nanggu banyak dijumpai berbagai jenis ikan warna yang berkeliaran bebas di air yang berwarna jernih, hijau dengan rumput laut menghijau dan menjadi plankton banyak ikan hias,” kata Sahnan, seorang pemandu wisata asal Desa Sekotong Barat.

 

Gili Nanggu sendiri letaknya di Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, tepatnya berada di bagian barat bagian selatan pesisir Pulau Lombok. Tidaklah sulit mencapai Gili Nanggu. Dari Mataram atau dari Bandara Internasional Lombok (BIL), wisatawan bisa menuju Pelabuhan Lembar dengan menggunakan kendaraan roda dua dan empat.

 

Selanjutnya menggunakan perahu atau speedboat selama 35 hingga 45 menit perjalanan. Gili Nanggu memang pantai indah dengan hamparan pasirnya yang putih serta lautnya yang biru.

Berwisata di lokasi alam yang hening menjadikan pulau ini pilihan yang tepat bagi pasangan yang ingin berbulan madu. “Kita juga bisa menanti tibanya matahari tenggelam dan dijadikan sebagai momen gratis bagi wisatawan,” ujar Idris salah seorang pengunjung lainnya dari Lombok Tengah. (hrw/Foto: Istimewa))

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com