Dari Buwun Mas, Gubernur NTB Resmikan Pabrik Pemusnahan Limbah Medis B3

Lombok Barat-Setelah puluhan tahun, NTB akhirnya memiliki pabrik pemusnah limbah medis Bahan Beracun Berbahaya (B3). Ini ditunjukkan dengan peresmiannya oleh Gubernur Dr Zulkieflimansyah. Fasilitas incinerator khusus limbah medis mulai ini mulai beroperasi di Dusun Koal, Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong,Kabupaten Lombok Barat (Lobar).

Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 (PLB3) Rosa Vivien Ratnawati menyatakan, selama ini sebagian besar limbah medis NTB diekspor ke Jawa dan menggunakan jasa pemusnah limbah medis disana.

“Pabrik ini sudah punya izin dan bisa menerima limbah medis. Kementerian juga sudah menyiapkan anggaran khusus untuk operasional pengumpulan limbah selain bantuan tiga kendaraan operasional, “jelasnya pada acara peresmian pabrik pengolah limbah di Sekotong, Kabupaten Lobar, Senin (13/09).

Menurutnya, saat ini kemampuan incinerator dapat mengolah limbah medis sebanyak 300 kg/ jam dan beroperasi selama 24 jam ditambah lagi fasilitas pendingin (cold storage) yang dapat menyimpan limbah selama 90 hari sebelum diolah musnahkan.

Wakil Gubernur NTB Dr Hj Sitti Rohmi Djalillah menginginkan nantinya limbah medis se NTB bisa diolah disini. “Kendalanya ketersediaan listrik, air, bahan bakar, sinyal komunikasi dan akses jalan yang akan diperbaiki,” sebut Wagub Wagub dihadapan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc dan sejumlah pejabat terkait lingkjup Pemprov NTB.

Wagub menargetkan limbah sebanyak 7,2 ton sehari bisa diolah ditempat ini setelah seluruh fasilitas pendukung tadi terpenuhi. (jm/hrw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »