Kepala DPMPTS NTB; Sekaroh Sebagai Pusat Ekonomi Masyarakat NTB

 

Mataram – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi NTB Ir. H. Mohammad Rum, MT, bertindak sebagai fasilitator Rapat Percepatan Investasi Sekaroh yang bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Lombok Timur. Selasa, (25/1/2022)

Ir. H. Mohammad Rum, MT. Menindaklanjuti percepatan investasi Sekaroh, karena kita melihat kegiatan dan aktivitas di Sekaroh Lombok Timur begitu luar biasa progresnya. Saya ingin Sekaroh akan menjadi destinasi sebagai pusat ekonomi masyarakat Lombok Timur dan Nusa Tenggara Barat.

Percepatan Investasi di Sekaroh Lotim Pemerintah Provinsi dan Kabupaten sepakat untuk melakukan percepatan lagi. Ini membutuhkan kerjasama semua stakeholder terkait. Ujarnya

“Pemerintah Provinsi dan Investor dari Swedia dengan PT. Eco Solutions Lombok (ESL) akan terus berbenah kawasan Sekaroh sebagai pusat kebangkitan pariwisata Lombok NTB,” ujarnya

Lanjut Sekda, kami melihat PT. ESL sudah berjalan progres dan kami akan siapkan tanah 10 hektar untuk pengembangan lokalisasi sebagai tahap awal jangka pendek, kami pemerintah Lombok Timur akan mendukung jika lokalisasi membutuhkan kerja-kerja lokal yang lain di kawasan Sekaroh Jerowaru Lotim.

Pihak PT. Eco Solutions Lombok (ESL) minta, agar dikawasan Sekaroh Jerowaru segera di percepat lagi. Karena banyak kerusakan skala besar di pantai Pink Sekaroh sekarang. Kalau kita lihat Pantai pink adalah aset alam yang unit yang terbentuk dari warna merah yang berasal dari karang yang bercampur dengan pasir. Keindahan itu sedang dalam proses dihancurkan oleh berbagai faktor dan membutuhkan manajemen khusus. Pink lestari benar-benar salah urus dan merusak kawasan Sekaroh dan sekitarnya. Permintaan Investor Swedia Mr. Jhon di dampingi Advokat Eka Dana dalam rapat Percepatan Investasi Sekaroh tersebut.

Dalam waktu yang sama, Bima sebagai pendamping dari Investor dan PT. Eco Solutions Lombok (ESL). Ini sebuah upaya yang sangat luar biasa bahwa Sekaroh akan menjadi kawasan biru seperti yang saya lihat waktu kecil. Air jernih, masyarakat tidak tersakiti, hutan menjadi kawasan hijau dan ikan jangan di tangkap.

“Lanjut Bima, Alhamdulillah, masalah yang teratasi yaitu kandang Kerbau ilegal telah dibongkar denga 75 truk untuk membongkar semua kandang Kerbau dan tidak diperbolehkan lagi kerbau berada di area ESL IUPJL, Rumah Ilegal telah dipindahkan, pertanian jagung ilegal dihentikan.” ungkapnya

Sekarang tinggal cari solusinya, kurang kesadaran masyarakat itulah yang kita edukasi. PT. Eco Solutions Lombok (ESL) segera di lakukan kalau deforestasi selesai, ekosistem bagus bisnis berjalan dan akan menjadi contoh dari investor lain dan dunia. Inilah yang di inginkan oleh Dubes Swedia, tutup Bima.

Rapat Percepatan Investasi Sekaroh Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur. Turut mengundang juga Sekda Kabupaten Lombok Timur, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Kepala Kanwil ATR/BPN Provinsi NTB, Kepala Satuan Polisi PP Provinsi NTB, Ir.H. Rosiady H. Sayuti, M.Sc.,Phd (Unram), Dr. Ir. H. Syamsuhaidi, M.Sc (Unram), Direktur PT. Eco Solutions Lombok (ESL), Kepala DPM & PTSP Kabupaten Lombok Timur, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lombok Timur, Kepala BPN Kabupaten Lombok Timur, KPH Rinjani Timur, Kepala Satuan Polisi PP Kab. Lombok Timur, Kapolsek Jerowaru Kab.Lombok Timur, Camat Jerowaru Kabupaten Lombok Timur, Kepala Desa Sekaroh. (Arief)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »