Efek Domino MotoGP Mandalika

Mataram – Gelaran Grand Prix Of Indonesia (MotoGP) di Pertamina Mandalika Street Sircuit – Lombok sukses diselenggarakan. Antusiasme masyarakat yang tinggi dari event international MotoGP sangat dirasakan karena setelah 25 tahun Indonesia vakum menjadi tuan rumah, kini event bergengsi tersebut kini Kembali hadir di Indonesia tepatnya di Mandalika Lombok. MotoGP telah disaksikan oleh seluruh mata di dunia. Selain itu, puluhan ribu penonton baik yang berasal dari dalam dan luar negeri datang secara langsung untuk menonton MotoGP di Lombok. Dilansir dari laman akun Instagram resmi @themandalikagp pada Minggu (6/3), untuk MotoGP Indonesia tiket race day tanggal 20 Maret sudah habis terjual. 60 ribu tiket yang disediakan oleh panitia ludes terjual. Bahkan pihak penyelenggara mengeluarkan ekstra kuota tambahan untuk mengakomodir keinginan masyarakat yang ingin menonton.

Euforia MotoGP sudah mulai terasa sejak tes pra musim digelar bulan Februari yang lalu. Hingar-bingar menyambuat event MotoGP Mandalika terlihat  di berbagai  media  baik  media elektronik maupun media cetak. Tidak terkecuali Pemerintah Provinsi NTB melalui seluruh Perangkat Daerahnya turut menyukseskan MotoGP   dengan   memasang baliho hingga membuat berita di media sosialnya masing-masing, termasuk Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dipimpin oleh Kepala Dinas, Ir. H. Mohammad Rum, MT (Pak Rum) gencar melakukan promosi dan menjaring investasi untuk mendukung event ini.

Parade pembalap/ rider MotoGP yang laksanakan di Jakarta turut membangkitkan atmosfer dan kemeriahan event MotoGP yang digelar di Mandalika. Para rider disambut antusias oleh warga di sepanjang jalan, bahkan banyak yang berusaha mencoba foto selfie dengan para rider.

Efek gelaran MotoGP ini sangat dirasakan langsung oleh masyarakat NTB pada khususnya dan Indonesia pada umumnya. Dalam tiga hari penyelenggaraan MotoGP Mandalika (18 – 20 Maret 2022), UMKM di Provinsi NTB mendapat keuntungan berlipat-lipat dengan adanya stand penjualan kuliner, oleh-oleh dan merchandise lainnya yang didatangi pengunjung.

Pelaku usaha lain seperti jasa perhotelan, penerbangan dan travel agent kewalahan menerima booking-an. Hotel-hotel di Lombok terisi penuh, rumah-rumah penduduk pun banyak yang disulap menjadi penginapan/ homestay selama event juga laku keras. Jumlah penerbangan domestik maupun mancanegara meningkat drastis. Sesuai arahan Menteri BUMN Erick Tohir, terkait banyaknya permintaan bagi penonton yang tidak menginap, agar menambah jumlah penerbangan rute Bali ke Lombok dan rute Surabaya ke Lombok pada 20 Maret 2022. Travel agent disibukkan dengan order-an yang datang dari masyarakat luar Lombok yang akan hadir untuk menonton langsung. Diketahui dari data pembelian tiket, selain dari luar negeri penonton banyak datang dari berbagai daerah seperti Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, Sulawesi hingga Papua.

MotoGP menyebabkan terbukanya lapangan kerja baru di internal sirkuit Mandalika bagi lebih dari 300 orang. Masyarakat sekitar juga mendapatkan peluang kerja dari pembuatan merchandise MotoGP seperti pembuatan kaos, topi, kain tenun, mutiara dan lain sebagainya.

Dari  sisi infrastruktur, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) II, Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan dukungan penuh pemerintah dalam perhelatan  event internasional balap MotoGP dengan menggelontorkan dana APBN sebesar Rp. 3,8 triliun yang digunakan untuk pembangunan sirkuit dan fasilitas pendukung lainnya. Pembangunan jalan, pembenahan airport, Pelabuhan Gili Mas Pelindo, hingga penataan di sepanjang jalan Bypass tak luput menjadi perhatian pemerintah. Akses pembukaan jalan dari BIZAM menuju Sirkuit Mandalika dan pelebaran jalan dari Sirkuit menuju Kabupaten Lombok Timur dibuat untuk memperlancar arus transportasi bagi penonton. Tidak hanya itu, pemerintah juga fokus dalam memberikan sponsorship di Sirkuit Mandalika.

Dari sisi investasi lainnya, Kepala DPMPTSP Provinsi NTB Pak Rum mengatakan “pada tahun ini, telah masuk investor PT. Samara Lombok yang rencananya akan membangun 200 unit villa dan club house kelas premium, dengan nilai investasi mencapai Rp. 2 triliun”.

“Lokasi investasinya berada di Pantai Torok Aik Belek, di Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah. Hanya butuh sekitar 30 menit waktu tempuh dari Pantai Torok menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika,”

tambah Pak Rum. Kemudahan bagi investor yang hendak berinvestasi di Pulau Lombok dan Sumbawa tetap diberikan oleh Pemerintah Provinsi NTB. Pemerintah Daerah siap memberikan fasilitasi hingga kemudahan perizinan kepada investor, termasuk membantu jika menghadapi kendala di lapangan.

Efek lainnya yang dirasakan oleh masyarakat adalah pada Juni 2022 Pemerintah Provinsi NTB juga dipercaya untuk menyelenggarakan event internasional lainnya yakni ajang motocross MXGP 2022 di Kawasan SAMOTA, Pulau Sumbawa.

Sirkuit Mandalika yang dinobatkan sebagai sirkuit terindah di dunia, menjadi pilot project untuk menyelenggarakan multi event internasional jangka panjang dan menjadi momentum kebangkitan ekonomi lokal dimasa pandemi.

Namun terdapat catatan pasca penyelenggaraan MotoGP. Beberapa masukan dan evaluasi dari setiap kegiatan dilakukan untuk menjadi penyelenggara yang lebih baik.

­Penyelenggaraan event internasional diyakini akan mendorong masuknya investor ke Nusa Tenggara Barat. Ketua Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) NTB I Made Agus Ariane menjelaskan MotoGP menjadi daya tarik bagi investor dari dalam dan luar negeri untuk menanamkan modalnya di NTB karena Mandalika telah menjadi sorotan dan perbincangan dunia.

Sementara saat menerima kunjungan Duta Besar Kerajaan Spanyol untuk Indonesia, Gubernur NTB, Bang Zul (sapaan Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc) memberi peluang dan kesempatan yang sebesar-besarnya bagi para investor untuk berinvestasi di NTB. “Kami akan menjadi penyelenggara MotoGP setidaknya selama 10 tahun kedepan. Jika anda tidak keberatan, kami menawarkan peluang dan kesempatan bagi para investor dari Spanyol untuk berinvestasi di sini,” kata Gubernur NTB.

Kesuksesan perhelatan MotoGP di Sirkuit Pertamina Mandalika menjadi salah satu contoh keberhasilan investasi di NTB. Dan NTB bukan hanya Mandalika saja, tetapi begitu banyak potensi investasi lainnya yang dapat dikembangkan. Tidak kalah menariknya SAMOTA (Teluk Saleh – Pulau Moyo – Tambora) dan SAKOSA (Sape – Komodo – Sangiang) dengan berbagai keunikannya masing-masing. Suksesnya Investasi di NTB adalah wujud sukses Indonesia di kancah dunia.

NTB ramah investasi untuk NTB Gemilang (tn/DPMPTSPNTB).

(sumber : diolah)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate »
error: Content is protected !!