BeritaTerkini

Mengurai Problematika Investasi

Dalam rangka mengurai problematika investasi di Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Kepala DPMPTSP Provinsi NTB Ir. H. Mohammad Rum, MT bersama Kepala DPMPTSP Kab. Lombok Timur Husnul Basri SP M.M.A, Tim Pengawasan dan Pengaduan Investasi dan Unsur Kepolisian Wilayah Sektor Jerowaru mengunjungi Hotel PT. Temada Pumas Abadi yang berlokasi di Desa Seriwe Kecamatan Jerowaru. Kunjungan ini dilakukan berdasarkan pengaduan perusahaan tersebut atas pengerusakan bangunan pagar tembok bagian timur sepanjang 126 meter dan 140 meter bagian barat yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab

Ditemui ketika melakukan kunjungan, Pak Surya sebagai perwakilan dari PT. Temada Pumas Abadi menyampaikan bahwa pengerusakan di area hotel sudah terjadi sebanyakan 3 kali, berupa pembakaran, pengerusakan pagar dan penebangan pepohonan di area hotel, yang diakibatkan kurangnya akses jalan yang diberikan perusahaan untuk masyarakat sekitar, yang mana sebelumnya perusahaan telah memberikan akses jalan meter kepada masyarakat. Pak Surya juga menyampaikan bahwa hotel dengan kapasitas 8 kamar tersebut sedang pada tahap penyelesaian konstruksi, yang mana sedikit lagi akan memasukin tahap operasional

Pak Rum selaku Ketua Satgas Percepatan Investasi di Provinsi NTB, setelah menerima informasi tersebut, menyampaikan bahwa seluruh stakeholder harus mampu memberikan kenyamanan dan keamanan dalam berinvestasi. Pak Rum juga menyampaikan akan melakukan pengawalan dan mencarikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh PT. Temada Pumas Abadi. Sebagai wujud nyata, Pak Rum bersama rombongan akan bersilaturahmi dengan Kepala Polisi Resor Lombok Timur untuk menyampaikan permasalahan yang dihadapi dan mengusahakan untuk mendapatkan win-win solution baik untuk pihak investor maupun masyarakat di sekitar perusahaan

Sebagai penutup, H. Rum memberikan masukan kepada baik PT. Temada Pumas Abadi dan PT. Banhur yang melaksanakan kegiatan usaha di Desa Seriwe untuk memperbaiki dan memperlebar akses jalan umum untuk memperlancar aktivitas masyarakat yang semula masing- masing 2 meter menjadi masing-masing 3 meter. Tembok yang condong mengarah ke sempadan pantai milik PT. Temada Pumas Abadi disarankan untuk dimundurkan agar fungsi Simpadan pantai untuk mencegah terjadinya abrasi pantai dan melindungi pantai dari kegiatan yang dapat mengganggu/merusak fungsi dan kelestarian kawasan pantai tetap terjaga,

Besar harapan jalan akses ke pantai lokasi Bau Nyale yang sudah disiapkan oleh investor agar dapat segera diperkeras oleh pihak yang berwenang.

Mari kita bersama-sama meningkatkan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah dan investor demi kelancaran investasi dan pariwisata di Wilayah Seriwe. Salam Investasi !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »