BeritaKegiatanTerkini

Bimbingan Teknis/Sosialisasi Kebijakan Penanaman Modal Dalam Implementasi Pembangunan di NTB

Mataram-Acara dibuka oleh Kasubag Umum Novi Haryanto, S.Adm. Beberapa point penting yang disampaikan dalam sembutannya mengatakan Kegiatan Bimtek ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya dengan kebutuhan pertama untuk memberikan informasi terkait kegiatan penanaman modal dan perizinan berusaha maupun kebijakan-kebijakan yang ada.

Pada bimtek ini kita akan mendapatkan informasi terkait dengan ketentuan hukum atau kebijakan dari pemerintah pada sektor Peternakan, Pariwisata dan Pertambangan. Ucapnya

Kegiatan bimbingan teknis salah satu upaya untuk memenuhi target dari realisasi investasi yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat, sebagai informasi baru tahun 2023 realisasi investasi sudah melampau target realisasi investasi tahun 2023.

Kondisi Umum Provinsi NTB Provinsi kepulauan dengan dua pulau terbesar yaitu Lombok dan Sumbawa dan 278 pulau kecil/Gili secara admistratif terdiri dari 2 Kota administrative dan 8 Kabupaten.

Terletak di rute strategis “transnational south belt” Banda Aceh-K Jalur transportasi darat nasional terpadat. Di laut, terletak di tengah alur pelayaran internasional (API): Satu saluran yang melintasi selat Lombok dan dua alur yang melintasi Selat Timor. Di udara, melintasi segitiga emas “tujuan wisata dunia: Bali-Komodo-Tana Toraja.

Jumlah (bps, 2023): 5,560,287 orang, dan ada tiga suku utama yaitu suku: Jumlah penduduk Sasak, Samawa, Mbojo

Potensi Investasi di Nusa Tenggara Barat: Gili Trawangan, Global Hub Bandar Kayangan Lombok Utara, Kawasan Sekaroh, 3 Gili Di Lombok Timur, Kawasan Pertambangan di Dompu, Wilayah Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Kawasan Smelter di KSB dan Wilayah Teluk Santong

Diharapkan para pelaku usaha mengatahui kebijakan terbaru yang ada di Pusat terkait pengurusan Perizinan dan cara Pelaporan LKPM mampu membantu pelaku usaha untuk mempermudah pengurusan izin supaya tidak terhambat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »