ArtikelBeritaTerkini

Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun UMKM Menjadi Pilar Penggerak Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi NTB

Mataram, 6 Agustus 2026 – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi NTB menggelar Press Release Capaian Realisasi Investasi NTB Triwulan II dan Semester I Tahun 2026 di Bale Kita, Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini dihadiri Ketua Dekranasda NTB Bunda Sinta, Kepala Dinas Kominfotik NTB, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM NTB, serta insan media.

Kepala DPMPTSP Provinsi NTB H. Irnadi Kusuma, S.STP., M.E. menyampaikan bahwa target investasi BKPM Tahun 2026 sebesar Rp64,83 triliun, meningkat dari target tahun 2025 sebesar Rp61,09 triliun. Sementara itu, target investasi RPJMD Tahun 2026 sebesar Rp68,43 triliun, atau naik 12 persen dibandingkan target RPJMD Tahun 2025.

Hingga Triwulan II Tahun 2026, realisasi investasi NTB telah mencapai Rp33,73 triliun atau 51,26 persen dari target RPJMD. Capaian tersebut terdiri dari realisasi Triwulan I sebesar Rp18,07 triliun, Triwulan II (Non-UMK) sebesar Rp15,17 triliun, serta sumbangsih investasi UMK sepanjang Semester I yang mencapai Rp496,68 miliar.

Dalam kesempatan tersebut, Irnadi menegaskan bahwa UMKM memiliki kontribusi besar terhadap pencapaian target investasi NTB, bahkan menjadi faktor penting dalam keberhasilan memenuhi target investasi tahun 2025 ketika pelaporan investasi nasional mengalami kendala.

“UMKM telah menjadi salah satu penggerak utama investasi daerah. Karena itu DPMPTSP berkomitmen memberikan kemudahan perizinan, pendampingan, serta pembinaan agar UMKM terus berkembang dan naik kelas,” ujar Irnadi.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui implementasi PP Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM, di antaranya penyederhanaan perizinan berbasis risiko melalui OSS, perlindungan usaha, peningkatan kapasitas SDM, kemudahan akses pembiayaan, serta percepatan digitalisasi UMKM.

Sementara itu, Ketua Dekranasda NTB Bunda Sinta mengapresiasi peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Menurutnya, kolaborasi antara Dekranasda, DPMPTSP, Dinas Koperasi dan UMKM, serta seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat agar UMKM semakin berkembang dan mampu menarik lebih banyak investasi ke NTB.

Ia juga mengajak media untuk terus mengangkat kisah-kisah sukses UMKM sebagai upaya membangun citra positif daerah dan meningkatkan kepercayaan investor terhadap iklim investasi di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dengan sinergi seluruh pihak, Pemerintah Provinsi NTB optimistis target investasi tahun 2026 dapat tercapai demi mewujudkan NTB Makmur Mendunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *