BeritaKegiatanTerkini

DPMPTSP NTB Dorong Penguatan Investasi Ekonomi Biru Berkelanjutan

MATARAM – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi NTB, H. Irnadi Kusuma, S.STP., M.E., menyampaikan strategi penguatan investasi dalam mendukung pengembangan ekonomi biru di Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Lokakarya Investasi, Pembiayaan, dan Landscape Usaha UMKM di Provinsi NTB, yang digelar di Hotel Aston Inn Mataram, Selasa (11/8/2026).

Dalam paparannya, Irnadi menegaskan bahwa pengembangan investasi ekonomi biru tidak hanya berfokus pada sektor perikanan, tetapi mencakup berbagai sektor yang saling terintegrasi, seperti pariwisata bahari, industri pengolahan hasil laut, energi terbarukan, garam industri, hingga infrastruktur pelabuhan perikanan.

DPMPTSP NTB telah mengidentifikasi sejumlah proyek potensial yang dapat dikembangkan sebagai portofolio investasi dan pembiayaan biru, di antaranya pabrik pengolahan udang terintegrasi di Labuhan Lombok, industri garam Sumbawa, serta Pelabuhan Perikanan Soroadu Dompu.

Menurut Irnadi, penguatan investasi perlu didukung iklim usaha yang kondusif melalui kemudahan perizinan, harmonisasi regulasi, penyediaan lahan dan infrastruktur, peningkatan kapasitas SDM, serta fasilitasi promosi investasi. Implementasi perizinan berusaha berbasis risiko melalui OSS juga menjadi salah satu instrumen penting dalam memberikan kepastian dan mempercepat proses perizinan.

Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan, antara lain penyesuaian KBLI agar mampu mengakomodasi seluruh cluster ekonomi biru, pendampingan pelaku usaha lokal dalam investasi asing, serta penyelesaian potensi tumpang tindih pemanfaatan kawasan konservasi dengan kegiatan produksi.

“Ekonomi biru berkelanjutan harus kita dorong menjadi peluang investasi yang memberikan nilai tambah bagi daerah, menciptakan lapangan kerja, sekaligus menjaga kelestarian sumber daya kelautan.” ujar Irnadi.

Lokakarya ini diharapkan menghasilkan rumusan strategis untuk memperkuat akses pembiayaan, kesiapan proyek investasi, serta kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dunia usaha, perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan dalam mempercepat pengembangan ekonomi biru di NTB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *