FGD Investasi Daerah: Kolaborasi DPMPTSP–BI Perkuat Arah Investasi NTB 2026 📊🚀
Kepala DPMPTSP Provinsi NTB, H. Irnadi Kusuma, didampingi Analis Kebijakan Muda Ulfah Juniwati, memenuhi undangan Focus Group Discussion (FGD) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia NTB, Jumat (6/2).
Rombongan disambut hangat oleh Deputi Direktur–Kepala Perwakilan BI NTB, Hario Kartiko Pamungkas, beserta jajaran. FGD ini mengupas delapan isu strategis investasi daerah sebagai penguatan arah kebijakan dan sinergi ke depan.
📊 Poin Kunci Paparan DPMPTSP NTB
1️⃣ Tren Positif & Target Ambisius
Realisasi investasi 2025 berhasil menembus Rp61,1 triliun. Untuk 2026, NTB menargetkan kenaikan 12% menjadi Rp68,43 triliun.
2️⃣ Transformasi Ekonomi Hijau
Arah investasi kian bergeser dari dominasi tambang menuju sektor berkelanjutan, meliputi Energi Baru Terbarukan (EBT), Pariwisata, dan Agroindustri.
3️⃣ Menu Investasi Siap Saji (IPRO)
DPMPTSP menawarkan 7 Proyek Prioritas sektor pariwisata, peternakan, dan perikanan yang clean & clear, dengan total nilai investasi > Rp2,58 triliun.
4️⃣ Inovasi & Konektivitas
Dibahas progres Sea Plane (tahap feasibility study) untuk penguatan konektivitas wisata, serta persiapan menuju NTB Investment Forum 2026.
5️⃣ Inovasi BI: “Sasambo Investment Challenge 2026”
Bank Indonesia menghadirkan kompetisi investasi Sasambo Investment Challenge 2026 dan menggandeng DPMPTSP sebagai mitra pelaksana daerah untuk menjaring proyek lokal terbaik agar siap ditawarkan kepada investor.
Kolaborasi data dan economic insight antara DPMPTSP dan Bank Indonesia ini menjadi modal kuat menjaga iklim investasi tetap kondusif, berdaya saing, dan berkelanjutan demi terwujudnya NTB Makmur Mendunia. 🌏✨

