AKHIR JULI KOREAN AIR TERBANG KE LOMBOK

PRAYA-29 Juli mendatang, diperkirakan internasional Incheon (Korsel), akan mendarat perdana di Lombok International Airport (LIA), di Praya Lombok Tengah (Loteng). Jumlah penumpang yang dibawa, sebanyak 300 orang. doa dan dukungannya Semoga terwujud sesuai rencana. kata General Manager (GM) PT Angkasa Pura (AP) LIA Gusti Ngurah Ardita,Senin (29/5) kemarin
Ia mengatakan, sudah dua kali,bertemu dengan managemen Korean Air.Keputusannya, mereka akan menjajaki rute penerbangan barunya di LIA, enis pesawat yang disiapkan yaitu, Airbas 330 seri 200, yang berpenumpang sebanyak 300 orang. Pesawat jenis itu, biasanya digunakan untuk angkutan haji Pesawat, terang Ardita berangkat dari bandara internasional Incheon Pukul 07.00 waktu Indonesia tengah. Kemudian, tiba di LIA sekitar tujuh jam kemudian.

Menurut Rencana, ada empat penerbangan langsung selama Juli-Agustus. Namun, jika jumlah penumpangnya tinggi, maka bisa lebih dari itu. “Dari sekarang, kita harus mempersiapkan diri. Karena yang datang itu, para wisatawan,” ujar orang nomor satu dijajaran otoritas bandara LIA tersebut Agar semua pihak ikut terlibat bertanggungjawab pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan Pemkab dengan provinsi loteng, persatuan hotel dan restoran Indonesia (PHRI) NTB, pengusaha travel,TNI/Polri, masyarakat lingkar bandara dan pihak berwenang lainnya. “Kali ini, kita harus bersatu padu,” seru Ardita.Jika berjalan sesuai rencana, tambah Ardita maka tidak tutup kemungkinan, penerba internasional lain berdatangan. Sebut saja penerbangan dari Brunai Darussalam, Jin Air asal Korea Selatan, China dan Australia.
Kami sebagai otoritas bandara pun sudah siap Terlebih, tahun ini juga fasilitas, sarana dan prasarana di bandara kita tingkatkan lagi,” kata Ardita.

Sementara itu, Kepala Dinas Budpar HL Muhammad Putrie mengatakan, daya tarik objek pariwisata di wilayah selatan Gumi Tatas Tuhu Trasna, sudah mendu nia. Terlebih, adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Untuk itu, Pemkab siap menerima berapa pun wisatawan asing, yang datang.

Lebih lanjut, pihaknya menyerukan agar investor yang berniat membangun fasilitas penginapan dan rumah makan, untuk segera merealisasikannya Karena memang, kita masih kekurangan kamar. Mohon ini diperhatikan bagi para investor, seru Putrie (dss/r2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »