Gubernur NTB Dorong Konversi Mustahik Menjadi Muzakki dalam Program Zakat Produktif
Pada , 20 Maret 2025, Plt. Kepala DPMPTSP Provinsi NTB, Wahyu Hidayat, S.STP, MAP, menghadiri kegiatan NTB Berzakat yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) NTB. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur NTB dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi NTB. Acara ini menjadi momen penting dalam penguatan peran zakat dalam membantu masyarakat dan mendukung berbagai program sosial kemasyarakatan.

Dalam laporannya, Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa Baznas NTB akan menyalurkan berbagai bantuan, termasuk beasiswa penelitian bagi mahasiswa, bantuan untuk 5.000 pegawai tidak tetap (PTT) di lingkungan Provinsi NTB, serta bantuan gerobak bagi pelaku usaha produktif melalui program zakat. Hal ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dan menciptakan kemandirian ekonomi.
Dalam sambutannya, Gubernur NTB menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, Baznas, Kementerian Agama, dan forum CSR dalam memperkuat pilar-pilar sosial keumatan di Provinsi NTB. Gubernur juga memberikan apresiasi atas capaian Baznas NTB yang berhasil melampaui target pengumpulan zakat hingga mencapai Rp51 miliar dari target awal sebesar Rp33 miliar.
Gubernur menegaskan bahwa zakat memiliki peran penting dalam upaya pengentasan kemiskinan, serta menggarisbawahi pentingnya konversi mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pemberi zakat). Dengan demikian, setiap zakat yang disalurkan diharapkan mampu membantu masyarakat untuk bangkit dari ketergantungan dan pada akhirnya menjadi pihak yang memberikan kontribusi kepada orang lain.
Acara NTB Berzakat ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk semakin giat berzakat, serta mendorong kesejahteraan masyarakat NTB melalui upaya bersama dari berbagai pihak.

