Terkini

Rencana Pembangunan SILO dan Wellness Center, Pemprov NTB Dorong Sinergi Lintas OPD dan Investasi Asing

Mataram, Senin (16/06/2025) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terus berupaya memperkuat ketahanan pangan dan sektor kesehatan daerah. Bertempat di kantor Gubernur NTB, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan bersama Asisten III, serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi NTB Hj. Eva Dewiyani, S.P., memimpin rapat koordinasi terkait rencana pembangunan SILO (Tempat Penyimpanan Padi dan Jagung) dan Wellness Center di NTB.

Rapat strategis ini turut dihadiri oleh sejumlah kepala OPD teknis, serta Sekretaris DPMPTSP Provinsi NTB Wahyu Hidayat, S.STP., MAP, didampingi Koordinator Penanaman Modal dan Koordinator PTSP.

Dalam paparannya, Hj. Eva Dewiyani menjelaskan bahwa pembangunan SILO merupakan solusi atas keterbatasan fasilitas penyimpanan gabah dan jagung di NTB yang selama ini berdampak pada fluktuasi harga dan rendahnya daya serap hasil panen petani. Untuk itu, Pemprov NTB bersama investor dari Turki dan BULOG berencana menjalin kemitraan dalam proyek strategis ini.

“SILO bukan hanya infrastruktur, tetapi fondasi bagi kesejahteraan petani NTB. Diperlukan sinergi lintas OPD dan komitmen untuk eksekusi cepat dan tepat. Mari kita wujudkan NTB yang tangguh pangan dan kuat ekonomi daerahnya,” tegas Hj. Eva.

Beberapa langkah strategis yang telah disusun antara lain:

  1. Finalisasi feasibility study oleh investor bersama Bappeda.
  2. Identifikasi dan penyediaan lahan oleh Dinas PUPR dan BPKAD.
  3. Penyusunan dokumen kerjasama investasi oleh DPMPTSP dan Biro Hukum.
  4. Koordinasi teknis dengan BULOG dan Kementerian Pertanian.
  5. Penyesuaian tata ruang dan lingkungan oleh DLHK dan Bappeda.

Sementara itu, Asisten II menyoroti pentingnya kejelasan rantai pasok dan distribusi dalam proyek ini. Ia mengingatkan bahwa petani kecil membutuhkan hasil penjualan yang langsung, sehingga sistem pengumpulan dan distribusi hasil panen perlu dirancang matang agar tidak menyulitkan petani.

“Kita harus memastikan rantai pasarnya. Jangan sampai petani kesulitan menjual hasil panen hanya karena sistem tidak sinkron dengan kebutuhan mereka. Jalur distribusi, kapasitas produksi, dan kesiapan pasar harus disesuaikan secara terintegrasi,” ujar Asisten II.

Dengan sinergi antarinstansi dan dukungan investor luar negeri, pembangunan SILO dan Wellness Center diharapkan menjadi tonggak baru dalam meningkatkan ketahanan pangan, kesejahteraan petani, dan layanan kesehatan masyarakat NTB secara berkelanjutan.

==========================================

Untuk informasi lain terkait DPMPTSP Provinsi NTB dapat mengunjungi :

✓ Instagram : @dpmptsp.ntb

✓ Twitter : @dpmptsp_ntb

✓ Facebook : DPMPTSP Prov NTB

✓ Youtube : dpmptsp NTB

✓ Website : investasi-perizinan.ntbprov.go.id

@gubernurntb | @wakilgubernurntb | @iqbal_lalu_muhamad |

@lalugitaariadi | @biroadpimntb | @ntbprov | @komisiinformasintb | @bappendantb | @abywahyuhidayat

#NTBmakmurmendunia #transparan #investasi #ntbramahinvestasi #ntb #provntb #komisiinformasi #infontb #dpmptsp #dpmptspntb #abywahyu #evadewiyani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »