Delegasi 57 Negara OKI akan Diarahkan ke NTB

Mataram (Suara NTB) Panitia nasional pertemuan tahunan International Monetary Fund -World Bank Group (IMF WBG) 2018 akan mengarahkan delegasi dari 57 negara Organisasi Konjasama Islam (OKI) berwisata ke NTB.Hal tersebut diungkapkan Ketua Panitia Harian yang juga Staf Ahli Menteri Keuangan RI Susiwijono Moegiarso usai pertemuan di Ruang Rapat Sekda NTB, Kamis (15/2) Ia menyebut pertemuan tahunan IMF WBG pada 8 14 Oktober 2018 di Nusa Dua Bali itu merupakan pertemuan terbesar pelaku keuangan dan ekonomi. Sebagai daerah yang dekat dengan Bali, panitia nasional berkomunikasi dengan Pemprov NTB dan Pemda Banyuwangi, yang terkenal sebagai daerah wisata. “Supaya kita sama-sama siapkan event ini. Jadi eventnya sangat besar sekali. Kira-kira yang hadir di atas 18 ribu orang, yang hadir Juga high profile karena pelaku keuangan dan ekonomi dunia,” katanya. Selain harus sukses penyelenggaraan, kegiatan itu, kata Susiwijono juga harus bermanfaat dari sisi ekonomi.

Artinya, NTB perlu memanfaatkan momentum pertemuan tersebut dalam bidang pariwisata maupun investasi.Pasalnya, delegasi yang hadir merupakan para pemilik sektor keuangan Dari 189 negara, minimal yang hadir menteri keuangan dan gubernur bank sentral Kemudian ada 22 kepala negara, CEO perusahaan besar dunia,pemilik bank internasional dan investor.Ini event pernah ada di negara kita. Ndak pernah ada sebesarini. Jadi NTB, karena lokasinya kita tunjuk sebagai destinasi wisata. Orangdari 189 negara datang ke Bali. Sambil mereka meeting seminggu itu, mereka kita minta juga mengunjungi pre dan post event-nya ke NTB. Kita siapkan di sini beberapa destinasi wisata,” terangnya.

Dari delegasi 189 negara yang akan hadir, pihaknya akan mengajak delegasi negara-negara OKI  ke NTB. Ada 57 negara anggota OKI. Kita ajak berwisata halal. Yang datang kan bukan orang sembarangan, high profile dari negara tersebut, punya duit, pemegang kebijakan,” imbuhnya. Menurutnya, pertemuan ini sayang jika tak dimanfaatkan oleh NTB. Kebetulan mereka sedang berada di Indonesia maka perlu dibuat paket-paket wisata ke NTB. Oltu momentum yang sangat bagus. Kita tak perlu promosi dimana-mana, promosi gratis semua,” katanya. Susiwijono menambahkan, NTB akan menjadi destinasi wisata dan daerah yang akan menjadi back up jika Bandara IGusti Ngurah Rai terganggu akibat Gunung Agung. Untuk itu, panitia nasional sudah menyiapkan Lombokdan Banyuwangi. “Karena dengan kondisi yang seperti ini, ketika terjadi apa-apa, nanti yang kami tunjuk adalah Lombok dan Banyuwangi. Kami sudah koordinasi dengan Pemprov dan PHRI, asosiasi pelaku pariwisata. Karena ini penting sekali,” tandasnya. (nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »