promosi

Infrastruktur Dasar Mandalika 95 Persen

PRAYA-Progres pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan dan fasilitas pendukung lainnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Desa Kuta dan sekitarnya di Pujut Lombok Tengah, sudah 95 dipastikan April mendatang rampung 100 persen.”Total anggarannya,mencapai Rp 4,7 triliun,” kata Deputi Project Director KEK Mandalika Andi Sujono Prawoto pada Lombok Post, Sabtu (17/2) lalu.10 persen diantaranya,beber Adi sudah digunakan. Berlanjut, tahun ini akan dibangun taman kota dan fasilitas pendukungnya. “Intinya, infrastruktur dasar kita penuhi semua. Baru investasi akan berjalan sesuai target,” ujarnya.Ia mengatakan, total investor yang sudah menandatangani kerjasama sebanyak 17 perusahaan, luar maupun dalam negeri. Enam diantaranya masuk tahap land utilization development agreement (LUDA).

Artinya, mereka tinggal melaksanakan pembangunan fisiknya saja.Salah satunya, ungkap Adi investasi diperusahaannya sendiri, dengan membangun Hotel Pullman di atas lahan 48,3 hektare (ha). Awal tahun 2020 mendatang, diperkirakan 100 persen rampung dan sudah beroperasi. Hal yang sama pada pembangunan Hotel Clubmed seluas 178,4 ha.”Insya Allah, akhir tahun ini juga kita lakukan peletakan batu pertama. Mohon doa dan dukungannya,” kata mantan Kepala Humas, Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL)ITDC tersebut. Lebih lanjut, pihaknya optimis jika seluruh pembangunan di KEK Mandalika rampung semua maka masyarakat Loteng dan NTB pada umumnya, tinggal memetik hasilnya saja. Diperkirakan nilai Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang akan diberikan paling rendah Rp 1 triliun per tahunnya. Belum lagi berbicara peluang pekerjaan, usaha-usaha baru yang dibuka masyarakat dan lain sebagainya.”Insya Allah, itu semua akan dinikmati oleh anak cucu kita kelak. Kalau kita, tinggal menghitung waktu saja,” sambung Plt Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri, terpisah Yang paling ditunggu-tunggu, tambah Pathul pembangunan asirkuit Moto GP Ia pun memperkirakan, jumlah pengunjung disetiap perlombaan dunia tersebut,mencapai ratusan ribu orang dari seluruh dunia.”Dari sekian banyak orang itu, masak tidak ada yang kempes ban mobilnya. Jadi, pasti mereka nembel ban ke kita,”ujarnya sembari tersenyum. (dss/r2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »