PEMPROV BENTUK SATGAS

Pemprov mendorong kepastian nvestasi, Pemprov NTB membentuk Satgas Investasi. Tim tersebut terdiri dari berbagai unsur seperti pemerintah daerah, Polri, TNI Badan Pertanahan Nasional (BPN) hingga PLN .

“Tim ini akan mengawal investasi dan penanaman modal di NTB,” kata Kepala Dinas Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu pintu (DKPM-PTSP) Provinsi NTB H Lalu Gita Ariadi, kemarin (21/7)

Tim tersebut bertugas mendorong agar para investor yang sudah ada untuk segera merealisasikan rencana investasinya. Bila ada kendala maka Satgas Investasi akanmembantu untuk proses percepatannya. Sehingga tim melibatkan banyak unsur seperti BPN, untuk membantu bila ada kendala di bidang pertanahan. Kemudian di bidang kelistrikan, jika ada kendala maka tim akan berkoordinasi untuk mengatasi kelistrikan.

“Sebab masalah listrik ini juga sangat penting,” kata mantan Asisten II Setda NTB itu Selain membentuk Satgas Investasi, DPM-PTSP juga sudah membentuk tim kaji mutu investasi. Tim ini terdiri dari akamdemik dan para pakar. Berbeda dengan satgas, tim kaji mutu bekerja untuk menganalisa, apakah laju investasi di NTB sudah berdampak positifatau tidak terhadap kemiskinan. Apakah komitmen para investor berjalan dengan baik atau tidak. Gita mengakui bahwa laju investasi di NTB belum berdampak signifikan terhadap angka kemiskinan. Data tahun 2015 menunjukkan laju investasi mencapai 60,35 persen atau Rp 9,9 triliun. Tahun 2016 laju investasi 59,35 persen dengan nilai Rp 9,8 triliun atau turun l persen. Kemudian tahun 2017 dengan target investasi Rp 12 triliun realisasi hingga semester baru Rp 4,7 triliun.

Di sisi lain, penurunan angka kemiskin NTB masih rendah dengan 0,41 persen per Maret  tahun 2017. Maka bisa dikatakan bahwa laju investasi belum memberikan dampak besar Menurut Gita, hal itu disebabkan karena para investor tersebut banyak belum merealisasikan investasinya. Mereka butuh proses memulai pembangunan, kadang sampai tiga tahun. “Tapi nanti setelah mereka selesai membangun dampaknya akan besar,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »