PT. RNI Investasi Rp 3 Triliun di NTB

Mataram (Suara NTB) PT. Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) kepincut dengan Provinsi NTB. BUMN yang bergerak di sektor Agro Industri, Farmasi dan & Kesehatan dan Perdagangan ini berencana menanamkan modalnya hingga mendekati nilai Rp 3 triliun.

Penjajakan sedang dilakukan.Sambil menghitung potensi pendukung keberlanjutan investasinya nanti. Perusahaan pelat merah ini benar-benar seriusingin menggarap maksimal seluruh potensi hasil bumi Nusa Tenggara Barat.”Tinggal saya antar ke bupati saja,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB,Ir. Husnul Fauzi,M.Si di ruang kerjanya, Jumat (2/3) kemarin.

Investasi senilai Rp3 triliunini terbagi untuk beberapa kegiatan usaha. Diantaranya, membangun gula pasir. Sama seperti yang dilakukan oleh PT. Sukses Mantap Sejahtera Pl. SMS di Pekat, Kabupaten Dompu. Untuk pabrik gula nilai investasinya mencapai Rp 1,4 triliun. Selisih 200 miar dari nilai investasi yang ditanamoleh PT SMS sebesar Rp 1,6triliun untuk membangunpabrik dan komponenpen pabriknya nanti akan menggunakan bahan baku sebanyak 3.000 ton sehari.Untuk investasi pabrik gula ini, pola yang sama akan dilakukan, seperti yang oleh PT. SMS. Mengembangkan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan, dan bermitra dengan kelompok-kelompok petani tebu.Investasi kedua adalah membangun pabrik pakan PT RNI juga tertarik mengembangkannya lantaran melihat potensi produksi jagung di NTB yang sudah mampu menembus 1 juta ton lebih setahun. Perusahaan iniakan allout menanamkan uangnya di luar pulau Jawa. Apalagi kebutuhan produksi pakan 50 persen bahan bakunya adalah jagung.”Untuk pabrik pakan ini,kisaran investasinya sampai Rp 1,5 triliun,” jelas Husnul Fauzi. Sisa dari Rp 3 triliun itu, RNI rerencana akan membangun Rice Milling Unit (RMU) atau mesin heler. Bukan RMU biasa, RNI akan membangun RMU Premium.

Dengan potensi langsung dilakukan pengemasan di dalam daerah. Sehingga beras-beras yang dikeluarkan tak lagi dalam bentuk beras gelondongan.”Dedaknyajuga tidak lagi keluar. Langsung diolah sebagai campuran pakan, kepala dinas. Husnul Fauzi menyebut, seluruh potensi telah dihitung. Tinggal mengantarkannya pada proses dan tahapan-tahapan berinvestasi. Rencana pembangunan pabrik tebu dan pakan ternak,yang paling tepat di Kabupaten Sumbawa. Atau di sekitar Sambelia Lombok Timur. Sementara untuk RMU premium ini, paling potensial akan di bangun Kabupaten Lombok Tengah.Selain rencana invetasi dari RNI ini, salah satu pemodal besar, Raden Mas Suryo. Pemodal ini berencana akan membangun pabrik gula, seperti yang diren canakan oleh RNI. Nilai investasinyapun tak jauh beda. (bul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »