SEKTOR PARIWISATA BIMA BUTUH INVESTOR

Mataram (Suara NTB) Kabupaten Bima semakin menggencarkan promosi pariwisatanya. Hanya saja pariwisata di daerah ini dianggap sulit berkembang apabila tidak ada investor yang melirik. Sehingga Pemda Bima berharap ada investor yang mau menanamkan modalnya. Terutama di sektor pariwisata bidang perhotelan Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata H Abdul Muis. Ia mengatakan saat ini sudah semakin banyak wisatawan yang datang dan merencanakan untuk berlibur ke berbagai destinasi di Bima. Hanya saja wisatawan tidak bisa berlama-lama, mengingat fasilitas berupa penginapan atau hotel masih sangat kurang.

Ini masih menjadi kendala Pemkab Bima dalam mempromosikan potensi wisatayangada.Kita butuh lebih banyak lagi hotel Karena wisatawan yang datang sudahsemakin banyak Kami berharap investormau memanamkan modalnya, terutama untuk pembangunan hotel atau penginapan lainnya, ujarnya, Ia berharap para investor mau menanamkan modalnya dengan membangun hotel di beberapa destinasi potensial di Bima. Ia menyebutkan rata-rata wisatawan yang berkunjung ke Komodo ingin berkunjung pula ke Bima.

Kita punya keindahan bawah laut yang berpotensi membuat wisatawan senang untuk berkunjung. Kawasan Sakosa juga terus kita benahi. Kalau destinasi kita lihat sudah semakin siap. Sekarang fasilitas hotel yang perlu ditambah, ujarnya. Kurangnya fasilitas hotel ini juga membuat Pemda merasa kurang percaya diri dalam mempromosikan Bima dalam skala yang lebih luas. Sebab tidak mungkin mengundang tamu, tanpa mempersiapkan kebutuhan yang membuatnya merasa nyaman. Sehingga Pemda dalam hal ini Dinas Pariwisata Kabupaten Bima merasa perlu untuk melengkapi kebutuhan wisatawan akan penginapan dengan standar yang baik. “Kami sangat berharap para investor ini ada yang bisa membangun fasilitas hotel berupa hotel berbintang. Karenakita masih sangat kekuran hotel berbintang,” ujarnya.

Persoalan penginapan atau hotel ini memang sudah lama dirasakan oleh Pemkab Bima. Namun pihaknya belum bisa berbuat lebih selain mencoba untuk meyakinkan investor agar mau menanamkan modalnya. Sebab banyak pantai di Bima sudah dinyatakan sebagai tempat atau spot menyelam yang indah oleh wisatawan. (lin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »