promosi

Investor Diminta Segera Action

Sungdong Berencana Investasi Rp 14 Triliun MATARAM-Setelah meneken kesepakatan bersama dengan investor Korea, Gubernur NTB H Zulkieflimansvah berharap PT Sungdong Industry Group segera merealisasikan rencana investasinva di Global Hub Kayangan. “Bangun kecil-kecil saja dulu supaya kelihatan ada geliat,” kata Zulkieflimansvah di ruang kerjanya, kemarin (6/8). Sebelumnya, PT Diamar Mitra Kayangan dan PT Sungdong Industry Group telah meneken kesepakatan bersama untuk mengembangkan Global Hub Kayangan. Kesepakatan itu juga diteken Gubernur NTB H Zulkieflimansyah dan Bupati Lombok Utara H Najmul Akhyar di Jakarta. Total nilai rencana investasinya mencapai USD I Miliar atau Rp 14 triliun lebih. Dengan investasi sebesar itu, kawasan Global Hub Kayangan akan dibuat menjadi kota baru. Bila menunggu pembangunan sekaligus dalam skala besar, butuh vvaktu lama. Karena itu, memulai investasi skala kecil jauh lebih bagus daripada menunggu lama. Pembangunan skala kecil itu akan merangsang pembangunan lebih besar.

“Paling penting itu kita menghidupkan optimisme, Lombok Utara sudah bangkit,” katanya. Dia percaya, kedatangan investor itu menunjukkan Lombok Utara berangsur membaik. Hal itu menambah semangat masyarakat korban untuk tetap optimis dengan situasi sulit yang dihadapi pasca gempa. “Sama halnya dengan naik haji, agama mewajibkan naik haji supaya punya harapan suatu saat akan bisa,” ujarnya. Pemprov akan membantu permudah pengurusan izin-izin, termasuk soal lahan yang dibutuhkan. Dia berharap, 19 September mendatang investor bisa mélakukan peletakan batu pertama pembangunan galangan kapal. ltu untuk menunjukkan kepada publik Global Hub Kayangan bukan hanya wacana dan tanda tangan MoU. “Tugas saya sebagai gubernur mendukung agar semua jadi mungkin,” tandasnya.

Zul menekankan, rasa optimisme harus terus dibangun, mereka yang tidak percaya dan bersikap nyinyir tidak perlu terlalu dihiraukan. Sebelumnya, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) NTB Lalu Gita Ariadi menjelaskan, Sungdong adalah perusahaan pembuat kapal asal Korea. Mereka akan memulai bisnisnya di Indonesia di bidang teknologi pembuatan kapal, produk hilir migas dan pengilangan minyak. Mereka telah meneliti lokasi yang layak untuk area tersebut di Lombok Utara. Pemda bersedia menyiapkan lahan 1.000 hektare dari total 7.373 luas lahan pengembangan kota baru   Global Hub Kayangan. Di area itu, Sungdong berencana membangun fasilitas galangan kapal atau tempat untuk memperbaiki dan membuat kapal, pembangkit listrik, dan pembangunan pusat pelatihan untuk menyiapkan tenaga kerja. Komitmen investor itu harus disambut baik, meski masih banyak tahapan untuk merealiasikannya. Namun siapapun pihak yang serius ingin berinvestasi harus disambut dengan tangan terbuka. (ili/r5)

 

Sumber : Lombok Pos, 7 Agustus 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »